Konsep kewirausahaan

KONSEP DASAR KEWIRAUSAHAAN

 

  1. 1.      DISIPLIN ILMU KEWIRAUSAHAAN

Ilmu kewirausahaan adalah suatu disiplin ilmu yang mempelajari tentang nilai, kemampuan (ability) dan perilaku seseorang dalam berkreasi dan berinovasi menghadapi tantangan hidup untuk memperoleh peluang dengan berbagai resiko yang mungkin dihadapi.

Menurut Zimmerer, kewirausahaan adalah hasil dari suatu disiplin, proses sistematis dari penerapan kreativitas dan inovasi dalam memenuhi kebutuhan dan peluang di pasar.

Entrepreneurship are not only born but also made

(kewirausahaan tidak hanya bakat bawaan sejak lahir atau urusan pengalaman lapangan, tetapi dapat juga di pelajari dan diajarkan).

 

  1. 2.      HAKIKAT KEWIRAUSAHAAN
    1. Pengertian Kewirausahaan
      1. Kewirausahaan (entrepreneurship) berasal dari bahasa Perancis, yakni: “Entreprendre”, yang berarti melakukan (to under take)
      2. Peter F. Drucker:

Kewirausahaan adalah suatu kemampuan untuk menciptakan sesuatu yang baru dan berbeda (ability to create the new and different)

  1. Thomas W. Zimmerer:

Kewirausahaan adalah penerapan kreativitas dan keinovasian untuk memecahkan permasalahan dan upaya untuk memanfaatkan peluang yang dihadapi setiap hari.

Kreativitas: Kemampuan untuk mengembangkan ide-ide baru untuk menemukan cara-cara baru dalam memecahkan persoalan dan menghadapi peluang .

( Kreativitas adalah “thinking new things”)

Keinovasian : kemampuan untuk menerapkan kreativitas dalam rangka memecahkan persoalan-persoalan dan peluang untuk mempertinggi dan meningkatkan taraf hidup.

(Keinovasian adalah “doing new things”)

 

  1. Soeparman Soemahamidjaya:

Entrepreneurship berarti wiraswata, yang berasal dari kata “wira =  berani/ksatria” “swa = sendiri” dan “sta = berdiri”

Wiraswasta = berani berdiri sendiri

  1. Scholl:

Entrepreneurship adalah proses yang melibatkan tanah/bahan, tenaga kerja, modal secara bersama-sama dalam memproduksi barang atau jasa untuk mengharapkan laba yang didalamnya terkandung resiko yang harus ditanggung.

  1. Stoner:

Entrepreneurship adalah suatu proses yang nampaknya kontinyu dari kombinasi sumber-sumber untuk menciptakan barang atau jasa baru

  1. Hatten T.:

Entrepreneurship merupakan proses mengidentfikasikan peluang untuk memilih kebutuhan-kebutuhan yang dapat dijual, mengasumsikan resiko, mengembangkan organisasi untuk kepuasan.

  1. Kewirausahaan (Entrepreneurship) adalah proses penciptaan sesuatu yang memiliki nilai berbeda dengan mencurahkan usaha dan waktu secukupnya menghadapi resiko keuangan, psikologi, sosial dan menerima imbalan berupa kepuasan baik yang bersifat moneter dan pribadi.
  2. Maskur Wiratmo:

Entrepreneurship merupakan proses penciptaan suatu yang berbeda nilainya dengan menggunakan usaha dan waktu yang diperlukan, memikul resiko finansial, psikologi dan sosial yang menyertainya serta menerima balas jasa uang dan kepuasan pribadi.

Kewirausahaan (Entrepreneurship) adalah suatu kemampuan (ability) dalam berfikir kreatif dan berprilaku inovatif yang dijadikan dasar, sumber daya, tenaga penggerak, tujuan siasat, kiat, dan proses dalam menghadapi tantangan hidup.

 

  1. b.      Pengertian Wirausaha (Entrepreneurship)
    1. Konteks Manajemen:

Wirausaha (Entrepreneurship) adalah seseorang yang memiliki kemampuan dalam menggunakan sumberdaya seperti finansial (money), bahan mentah (materials), dan tenaga kerja (labors), untuk menghasilkan produk baru, bisnis baru, proses produksi, atau pengembangan organisasi usaha.

  1. Wirausaha (Entrepreneurship) adalah seseorang yang menciptakan suatu bisnis baru yang berani menghadapi resiko dan ketidakpastian untuk mencapai tujuan memperoleh keuntungan dan pertumbuhan dengan cara mengidentfikasikan peluang dan mengkombinasikan sumberdaya yang ada untuk mencapai tujuan tersebut.
  2. Dan Sterinhoff dan John F. Burgess:

Wirausaha (Entrepreneurship) adalah orang yang mengorganisir, mengelola dan berani menanggung resiko untuk menciptakan usaha baru dan peluang berusaha.

  1. Stoner:

Orang yang mempunyai ide bisnis baru dan organisasi baru untuk kegiatan usaha .

  1. Meredith G:

Orang byang mempunyai kemampuan melihat dan memiliki kesempatan-kesempatan bisnis, mengumpulkan sumberdaya-sumberdaya yang dibutuhkan guna mengambil keuntungan daripadanya dan mengambil tindakan yang tepat guna memastikan sukses

 

Hatten, membedakan wirausaha dan manajer

Wirausaha, adalah pemilik sekaligus manajer

Manajer, adalah pengelola tidak yang selalu pemilik (terutama) pada usaha yang berskala besar.

Wirausaha lebih cendarung untuk usaha yang berskala kecil (small business) dan usaha berskala menengah

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s